Kemal si Blogger Iseng

show them all you're not the ordinary type

Dikejar Anjing


Aku sudah cukup lama gak nulis cerita pribadi di blog ini, jadi sekarang aku mau menceritakan tentang ketakutan terbesarku saat aku kecil, yaitu anjing. Atau lebih tepatnya dikejar anjing.

Mungkin bagi kebanyakan orang, anjing adalah binatang yang lucu dan menggemaskan. Anjing bahkan disebut sebagai binatang yang paling setia. Banyak film yang menceritakan betapa hebatnya anjing sebagai teman manusia, bahkan sampai dibawa main basket dan menjadi bintang tim basket tersebut. Sejelek apa tim basketmu sampai anjing bisa menjadi bintangnya? (untuk yang tidak tahu apa yang kubicarakan, aku menyinggung Air Bud, seharusnya kalian tahu film itu. Apa? Tidak tahu? Dirimu sangat tidak gaul).

Aku tidak bisa menganggap anjing binatang yang lucu. Malah, setiap aku melihat anjing berkeliaran, kepalaku selalu dipenuhi pikiran-pikiran mengerikan seperti tiba-tiba anjing itu melompat dan menggigitku. Ini diperparah dengan cerita-cerita orang padaku kalau digigit anjing hampir pasti menyebabkan rabies, maka makin parnolah diriku.

Saat aku masih tinggal di bekasi, banyak sekali anjing yang berkeliaran di lingkungan kompleks. Dan disitulah pertama kalinya aku dikejar anjing.

Umurku masih sekitar 6-7 tahun saat pengalaman mengerikan itu terjadi. Aku mau memanggil becak untuk mengantarku ke sekolah. Di jalan kulihat ada anjing (yang sebenarnya berukuran kecil) sedang tidur-tiduran di jalan. Aku sangat takut untuk melewatinya, tapi kulihat beberapa orang dewasa melewatinya dengan santai, jadi kukira anjing itu tidak galak. Oh betapa polosnya aku.

Ketika aku tepat berjalan di sampingnya, anjing itu langsung menggonggong. Karena refleks, aku berlari secepatnya. Nah, ini pelajaran untuk kalian anak muda, ketika anjing menggonggong, janganlah berlari, karena itu akan membuat mereka mengejarmu. Aku dikejar sekitar beberapa puluh meter sampai akhirnya anjing itu berhenti. Sadisnya, orang-orang dewasa yang melihatku malah justru tertawa dengan girang. Kejamnya dunia.

Ada juga kejadian saat aku tinggal di Balikpapan. Aku baru saja pulang dari les renang ketika tiba-tiba anjing itu muncul dari belokan. Kau tahu kan perasaan tidak bisa bergerak saat melihat hantu atau hal yang menyeramkan? Nah, itu terjadi padaku. Aku hanya diam disana sementara anjing itu mulai melihat dengan galak. Lucunya saat dia mulai menggonggong, justru dia yang kabur duluan sementara aku masih mematung. Hmm, ternyata anjing juga takut dengan manusia (atau mungkin dia hanya takut pada mukaku, entahlah).

Tapi yang paling kuingat adalah kejadian anjing gila di lingkungan komplek rumahku. Bahkan sebelum aku melihat anjingnya, sudah tersebar kabar-kabar mengerikan kalau anjing ini berkeliaran. Anjing itu benar-benar seperti pembunuh misterius, yang sangat ditakuti dan kabar-kabar negatif tentangnya terus mengalir. Ada cerita dia menggigit anak kecil lah, ada cerita dia masuk ke halaman rumah lalu memecahkan jendela (ini anjing atau maling?), dan banyak lagi.

Selama masa-masa itu aku takut untuk pergi kemana-mana karena aku tidak tahu dimana anjing itu akan muncul. Teman-temanku bilang kalau dia bersembunyi di parit, menunggu korban. Sangat dramatis.

Lalu benar saja, aku akhirnya bertemu anjing itu. Dia langsung mengejarku dengan liar. Untunglah saat itu aku memakai sepeda, kalau tidak aku cukup yakin anjing itu akan menggigitku jika bisa. Aku kabur ke rumah. Kubanting sepedaku di depan pagar karena saking takutnya lalu bersembunyi di kamar. Itu benar-benar pengalaman mengerikan, terutama untukku yang masih kecil.

Akhirnya anjing gila itu berhasil ditangkap. Temanku memberitahuku kalau anjing itu akan dipindahkan ke tempat lain. Apakah anjing itu benar-benar anjing gila atau tidak, aku tidak pernah tahu, dan aku cukup yakin tidak mau tahu.

0 komentar:

Posting Komentar