Kemal si Blogger Iseng

show them all you're not the ordinary type

Pokemon X Review


Spoiler alert! Jika kau belum main Pokemon X, lebih baik jangan membacanya.

Seperti yang kita tahu, sekitar beberapa bulan yang lalu, Pokemon mengeluarakan game terbaru yaitu Pokemon X dan Pokemon Y. Aku sendiri sudah menyelesaikannya Pokemon X sekitar sebulanan yang lalu, dengan tim Hall of Fame adalah : Charizard, Greninja, Aurorus, Jolteon, Goodra dan Pangoro. Kini saatnya aku mereview game ini dan memberi penilaian berdasarkan fitur-fitur yang ada.

Gameplay : 10/10

Pokemon masih mempertahankan gameplay yang sama dengan game-game sebelumnya, hanya saja 3D membuatnya jauh lebih baik. Memang sudah saatnya Pokemon mencoba 3D karena semua game sebelumnya seperti terjebak dalam 2D, bahkan game Black/White dan Black2/White2 yang keluar di tahun 2010 dan 2012 masih menggunakan 2D padahal game series lain sudah berkembang jauh.

Dan memakai 3D berbuah manis karena hasilnya sangat bagus. Game ini memiliki peningkatan paling drastis dalam masalah gameplay. Pemakaian 3D tidak menghilangkan rasa bermain Pokemon yang sudah lama kita kenal, tapi justru membuatnya makin menarik dengan animasi yang lebih baik. Untuk masalah gameplay dan grafik, aku memberikan nilai sempurna.

Storyline : 7/10

Sebenarnya Pokemon X menawarkan hal yang sama seperti mencari banyak Pokemon sambil melawan rival dan tim super jahat, tapi entah kenapa aku merasa storyline di Pokemon X tidak terlalu sulit. Mungkin Pokemon membuatnya untuk mencari target pemain baru dan lebih memfokuskan kepada anak kecil, tapi bagi kita yang sudah main Pokemon gen sebelumnya, pasti merasa game ini sedikit terlalu mudah. Tidak terlalu banyak teka-teki di dalamnya dan biasanya berisi puzzle yang cukup mudah dipecahkan.

Rival : 8/10

Terlalu banyak rival di game ini, dan yang cukup berharga hanya satu, Serena. Sisanya hanya seperti teman kurang kerjaan yang selalu mengganggu kita, terutama Shauna yang sangat menyebalkan. Aku sempat kaget dengan adegan melihat kembang api bersama Shauna yang seperti adegan romantis dalam sinetron.

Rival utama kita jelas Serena (atau Calem jika kau pakai karakter perempuan). Dia mempunyai Pokemon yang cukup hebat dengan Mega Absol sebagai kartu as-nya. Ini rival yang cukup bagus, walaupun dia selalu tertinggal dari kita. Serena juga membantu kita mengalahkan Team Flare. Untuk ke depannya, aku ingin Pokemon membuat rival yang seperti Blue, dimana dia selalu satu langkah di depan dan menjadi musuh yang sangat pantas untuk dikalahkan dalam pertarungan akhir.

Evil Team : 9/10

Terlepas dari gaya noraknya, aku cukup suka dengan Team Flare. Mereka adalah contoh tim dengan rencana yang sangat jahat, yaitu membunuh semua orang dan membuat dunia baru. Itu baru tim jahat! Evil team sebelumnya kadang mempunyai rencana aneh seperti membuat bumi hanya tanah atau hanya air (ya, aku bicara padamu team Aqua dan team Magma!). Evil team sebelumnya yang menurutku cukup bagus hanyalah Team Rocket yang bergerak seperti mafia.

Lysandre, yang merupakan pemimpin Team Flare juga cukup sulit untuk dilawan, dengan Mega Gyarados sebagai Pokemon terakhirnya. Sifatnya yang awalnya cool tapi ternyata menyimpan kegilaan juga mempunyai daya tarik sendiri, walaupun aku masih tidak mengerti dengan gaya rambutnya dan kenapa dia membangun markas rahasia dibalik kafe.

Gym Leader : 6/10

Jujur saja, bagian ini agak mengecewakan karena terlalu mudah. Mereka semua hanya maksimal mempunyai tiga Pokemon dan bahkan Pokemon terkuatnya kadang sangat lemah. Contoh Olympia di gym ketujuh dengan Pokemon terkuatnya adalah Meowstic, atau Ramos di gym kelima dengan Gogoat-nya. Itu bukanlah Pokemon yang sulit untuk dikalahkan. Yang menurutku agak menantang adalah Valerie di gym keenam karena dia memakai tipe Fairy yang masih agak asing, dan Wulfric di gym terakhir yang mempunyai Abomasnow dan Avalugg.

Elite Four dan Champion : 6/10



Bagian Elite Four dan Champion sama saja dengan Gym Leader, mereka cukup lemah. Mereka hanya punya maksimal 4 Pokemon dengan level rata-rata 63-65. Memang tidak sangat lemah, tapi menurutku ini Elite Four yang cukup mudah dilewati karena setiap trainer biasanya hanya memiliki dua Pokemon yang cukup sulit. Bahkan Wikstrom, Elite Four tipe Steel, punya Klefki dalam timnya. Klefki!! Pokemon yang menggetarkan kuncinya untuk menakuti musuh! Sungguh tidak berguna.

Champion Diantha memiliki masalah lain. Dia memiliki enam Pokemon dan menurutku cukup bagus dengan Mega Gardevoir sebagai andalan. Masalahnya ada di kepribadian Diantha. Dia tidak memiliki aura Pokemon Champion. Maksudku, dia membawa tas tangan modis ke dalam Champion Battle! Diantha hanya seperti artis yang kebetulan menjadi Champion. Dia tidak seperti Steven atau Chyntia yang menjadi target kita. Diantha tidak pantas menjadi Champion, dan itu adalah kekecawaan terbesarku dalam game ini.

New Pokemon : 8/10

Aku sebenarnya agak kecewa dengan jumlah Pokemon baru yang hanya mencapai 70-an, tapi aku tak mau banyak protes karena banyak Pokemon baru yang kusuka seperti Pangoro, Avalugg dan Talonflame. Dan lagi, Pokemon X banyak menawarkan Pokemon keren dari game sebelumnya yang membuat pilihan party bisa semakin banyak. Aku tidak akan mengeluh banyak soal ini.

New Feature : 9/10

Pokemon gen ini banyak menawarkan fitur baru seperti Pokemon Amie dan Super Training. Super Training sangat membantu kita dalam melakukan EV Training, sedangkan Pokemon Amie membantu kita membangun hubungan dengan Pokemon, ini juga berefek dalam pertarungan. Aku secara pribadi sangat menyukai fitur-fitur baru ini walaupun ada juga yang bilang itu membuat game Pokemon jadi lebih mudah dan kurang menarik.

Fitur-fitur lain seperti PSS sangat membantu dalam hal berkomunikasi dengan pemain lain. Wi-Fi Battle juga sangat mudah dilakukan sekarang, ini adalah nilai plus untuk Pokemon X. Yang lain seperti Wonder Trade juga menarik walau kadang bisa kecewa juga kalau kita dapat Pokemon jelek sebagai gantinya.

Mega Evolution : 9/10

Ini adalah yang sangat kusukai dari Pokemon yang baru. Mereka akhirnya memutuskan mencoba sesuatu yang benar-benar baru dalam game Pokemon, dan hasilnya sangat bagus menurutku. Mungkin banyak yang bilang kalau Mega Evolution terlalu keluar jalur dan jadi mirip Digimon, tapi aku malah merasa ini sangat bagus untuk membuat Pokemon tetap menarik dan menambah variasi dalam kompetitif battle. Yang kurang hanyalah beberapa Pokemon menurutku tidak perlu diberi Mega Evolution, seperti Manetric atau Mienfoo, karena mereka toh tetap lemah.


Kesimpulan : 8/10

Pada akhirnya aku menyimpulkan kalau Pokemon X sangat bagus dalam hal perkembangan game Pokemon dan sangat menyenangkan untuk dimainkan dengan 3D, tapi masih bisa banyak dilakukan perkembangan seperti dalam hal tingkat kesulitan, rival, gym leader dan elite four. Aku juga berharap lebih banyak lagi Pokemon baru yang bisa ditangkap. Tapi sekali lagi,  Pokemon X merupakan contoh sukses Pokemon masih bisa terus berkembang dan menyenangkan.

2 komentar:

lu bikin review ini semua mal? mantep

 

pnjam dong 3DS nya , gw mw maen, tp apadaya kantong cekak.-_-

 

Posting Komentar